Pengertian Ekonomi Beserta Prinsip dan Kegiatan Ekonomi
Pengertian Ekonomi dan Kegiatan Ekonomi – Pada
dasarnya Ekonomi merupakan salah satu aspek yang terjadi dalam
keseharian manusia. Aspek ini mengakibatkan adanya transaksi antara satu
individu dan individu lainnya yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan
hidup sehari-hari. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan pangan, maka
seseorang dapat memperolehnya melalui aspek kegiatan ekonomi
ini. Caranya dengan menukarkan sejumlah uang untuk beberapa kilogram
beras (aktivitas jua-beli). Masih banyak lagi hal-hal yang berkaitan
dengan perekonomian ini. Lalu apa sebenarnya Pengetian ilmu ekonomi,
Prinsip dan Motif-motifnya?
Pengertian Ekonomi
Secara harfiah pengertian ekonomi
adalah segala upaya dan daya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya
guna mencapai suatu tingkatan kemakmuran. Dijelaskan pula oleh Samuelson
bahwa cara untuk memenuhi kebutuhan itu dapat dilakukan dengan
memanfaatkan sumber daya tertentu. Oleh manusia sumber daya tersebut
diolah untuk menjadi suatu barang dan didistribusikan kepada khalayak
ramai.

Sementara Ilmu Ekonomi
menurut Robbins merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang
aktivitas manusia yang timbul karena adanya keterbatasan untuk mencapai
tujuan tertentu. Dalam pengertian lain oleh Mayers menjelaskan bahwa
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mengkaji tentang kebutuhan hidup manusia
dan cara memenuhi kebutuhan tersebut. Kemudian ditambahkan pula oleh
Valk bahwa ilmu ini merupakan ilmu yang membahas tentang perilaku
ekonomis beserta akibat dari perilaku tersebut.
Lalu
bagaimana dengan prinsip-prinsip dari Ekonomi? Secara umum perekonomian
memiliki beberapa prinsip, berikut ini prinsip-prinsipnya yang dapat
Anda ketahui.
Prinsip Ekonomi
1. Prinsip Produksi
Pada prinsip ini, perekonomian berperan dalam proses penghasilan suatu produk baik berupa barang maupun jasa. Proses tersebut membutuhkan biaya baik dari segi moril dan juga materil. Contohnya dengan terwujudnya lapangan kerja yang memproduksi barang tertentu.
Pada prinsip ini, perekonomian berperan dalam proses penghasilan suatu produk baik berupa barang maupun jasa. Proses tersebut membutuhkan biaya baik dari segi moril dan juga materil. Contohnya dengan terwujudnya lapangan kerja yang memproduksi barang tertentu.
2. Prinsip Distribusi
Prinsip Ekonomi berikutnya adalah pada aspek distribusi. Aspek meliputi aktivitas penyaluran (distribusi) suatu produk kepada para konsumen. Biasanya aktivitas ini dilakukan dengan perhitungan waktu yang baik. Sehingga barang akan sampai di tempat penjualan dengan waktu yang tepat. Misalnya penyaluran buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani menuju pasar yang dilakukan dini hari untuk selanjutnya di jual kepada para konsumen.
Prinsip Ekonomi berikutnya adalah pada aspek distribusi. Aspek meliputi aktivitas penyaluran (distribusi) suatu produk kepada para konsumen. Biasanya aktivitas ini dilakukan dengan perhitungan waktu yang baik. Sehingga barang akan sampai di tempat penjualan dengan waktu yang tepat. Misalnya penyaluran buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani menuju pasar yang dilakukan dini hari untuk selanjutnya di jual kepada para konsumen.
3. Prinsip Konsumsi
Jika melihat kembali Pengertian Ekonomi tadi maka prinsip berikutnya dari perekonomian adalah prinsip konsumsi. Prinsip ini merupakan aktivitas pemakaian atau penggunaan dari suatu produk untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya seseorang membeli cat untuk memberi warna pada rumahnya, sehingga dengan hal itu dapat memenuhi kebutuhan estetika dalam dirinya.
Jika melihat kembali Pengertian Ekonomi tadi maka prinsip berikutnya dari perekonomian adalah prinsip konsumsi. Prinsip ini merupakan aktivitas pemakaian atau penggunaan dari suatu produk untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya seseorang membeli cat untuk memberi warna pada rumahnya, sehingga dengan hal itu dapat memenuhi kebutuhan estetika dalam dirinya.
Motif Ekonomi
Selanjutnya
motif ekonomi dapat dipahami sebagai alasan seseorang untuk terlibat
dalam aktivitas perekonomian. Motif pada akhirnya bertujuan untuk
mencapai suatu tingkatan kepuasan atau kemakmuran. Ada beberapa motif
dalam perekonomian, di antaranya ada motif pemenuhan kebutuhan
sehari-hari. Misalnya seseorang yang senantiasa membeli beras dan
lauk-pauk untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Kemudian ada lagi motif
untuk mencari keuntungan. Biasanya motif ini digunakan oleh para penjual
yang menginginkan mendapatkan keuntungan semaksimalnya atas barang atau
jasa yang ditawarkannya. Selain itu ada pula motif untuk mendapatkan
penghargaan, dan tolong-menolong.
Baca juga : Pengertian Kewirausahaan
Kegiatan Ekonomi
Aktivitas
ekonomi atau kegiatan ekonomi adalah aktivitas yang dikerjakan orang
dalam bagian ekonomi untuk hasilkan pendapatan dalam rencana penuhi
kebutukan hidup. Kegiatan ekonomi dengan garis besarnya mencakup
produksi, distribusi serta konsumsi. Terdapat tiga pelaku kegiatan
ekonomi yakni kegiatan produksi, kegiatan distribusi, dan juga kegiatan
konsumsi. Secara detail akan kami jelaskan masing- masing dibawah ini.
1. Kegiatan Produksi
Kegiatan
produksi pada intinya mempunyai tujuan untuk hasilkan barang serta
layanan. Aktivitas produksi bisa pula dikerjakan untuk menaikkan nilai
manfaat barang serta layanan. Misalnya, saat entrepreneur furniture
mengubah kayu jadi kursi atau meja, jadi entrepreneur furniture itu pada
intinya tengah lakukan aktivitas produksi karna telah hasilkan barang
serta layanan.
Diluar itu, penerbit
buku dapat juga disebutkan lakukan aktivitas produksi, karna menaikkan
nilai manfaat kertas, jadi satu buku yang mempunyai pengetahuan serta
faedah yang lebih tinggi dibanding saat masih tetap berbentuk kertas
kosong.
Barang serta layanan yang
dibuat dari aktivitas produksi, nanti juga akan didistribusikan untuk
dapat mencapai customer, supaya customer bisa penuhi kebutuhannya. Aktor
aktivitas produksi dimaksud dengan produsen, yakni orang, tubuh usaha
atau perusahaan yang lakukan aktivitas produksi. Oleh karena itu, arti
produsen bukan sekedar diberi pada yang memiliki pabrik, tetapi juga
yang memiliki industri rumah tangga.
2. Kegiatan Distribusi
Seperti
yang pernah disinggung dimuka, barang yang telah melalui step produksi
juga akan siap untuk dikonsumsi, walau demikian, barang itu mesti
melalui sistem distribusi terlebih dulu, untuk meyakinkan kalau barang
itu ada pada saat serta lokasi yang pas saat customer membutuhkannya.
Dalam satu perekonomian, aktivitas distribusi begitu dibutuhkan supaya
terwujud keselarasan pada ketersediaan barang dengan keperluan. Aktor
aktivitas distribusi sendiri dikatakan sebagai distributor.
Cobalah
rekan-rekan pikirkan bila di desa penghasil buah jambu tidak ada jalur
distribusi yang baik, yang juga akan mungkin saja berlangsung yaitu
hasil dari produksi buah jambu itu akan tidak menjangkau customer yang
memerlukan serta pada akhirnya cuma juga akan membusuk serta menyebabkan
kerugian untuk petani sebagai produsennya. Pikirkan juga umpamanya
daerah kepulauan seribu yg tidak mempunyai pabrik semen. Tidak ada jalur
distribusi yang baik, harga semen di kepulaian seribu juga akan begitu
mahal hingga penduduknya juga akan begitu kesusahan untuk dapat membuat
tempat tinggalnya memakai semen.
Atau
contoh yang lain, bila di desa terpencil tak ada warung kelontong, jadi
tiap-tiap masyarakat mesti pergi ke pasar yang jaraknya jauh cuma untuk
beli barang-barang saja (umpamanya beli satu batang pensil, satu buah
buku serta yang lain). Hal semacam ini pasti juga akan tingkatkan cost
yang perlu dijamin oleh masyarakat dibanding bila ada satu warung yang
bisa sediakan barang yang dibutuhkan hingga masyarakat tidaklah perlu
keluarkan cost transportasi yang mahal untuk pergi ke pasar.
Kegiatan
distribusi tidaklah aktivitas tunggal, tetapi adalah paduan dari
beragam aktivitas, umpamanya pengangkutan barang, pengepakan
(pengemasan) barang, penjualan ke pedagang pesar (grosir), pembelian
dari produsen, penyimpanan di gudang, standarisasi kualitas barang,
serta yang lain. Oleh karena itu, aktivitas ini dapat mempunyai banyak
rantai penghubung, sampai pada akhirnya barang yang diperlukan bisa tiba
ditempat yang pas, pada saat yang pas agar bisa dipakai oleh customer.
3. Kegiatan Konsumsi
Kegiatan
konsumsi yaitu satu aktivitas untuk menggunakan atau kurangi nilai
manfaat barang serta layanan untuk penuhi keperluan. Aktor aktivitas
mengkonsumsi dikatakan sebagai customer. Contoh aktivitas mengkonsumsi
yaitu pemakaian listrik jadi sumber daya untuk menerangi tempat tinggal
pada malam hari, pemenuhan keperluan makanan serta baju juga satu
diantara contoh dari aktivitas mengkonsumsi.
Terlepas
dari beberapa hal di atas, perekonomian juga memberikan sumbangsih
tersendiri bagi kemajuan peradaban suatu masyarakat. Sehingga makin baik
perekonomiannya, maka akan semakin baik kehidupan dari masyarakatnya.
Inilah yang juga menjadi salah satu pandangan dari Pengertian
pertumbuhan ekonomi. Demikianlah beberapa informasi terkait Pengertian Ekonomi, Prinsip, serta kegiatan ekonomi yang ada di dalamnya. semoga informasi tadi dapat bermanfaat bagi Anda guna menambah wawasan pengetahuan Anda sendiri.
Hasil Pencarian:
pengertian ekonomi,ekonomi,kegiatan ekonomi,apa yang dimaksud ekonomi,apa yg dimaksud ekonomi,apaituekonomi,apa yang dimaksud dengan ekonomi jelaskan secara rinci,Gambar diatas merupakan gambar contoh salahsatu konsep ekonomi yaitu,ilmu prinsip dan sistem ekonomi,Pemgertian ekonomikunjungi juga : http://blogpengertian.com/pengertian-ekonomi-dan-kegiatan-ekonomi/
